Iklan HUT korpri

Karang Taruna 13 Desa Apresiasi Andil PT Vale Dukung Potensi Pemuda

Pt vale dukung potensi pemuda
Sejumlah perwakilan Karang Taruna saat menghadiri safari ramadan yang dilaksanakan PT Vale, di PPR Café, Minggu 10 April 2022. / Ist

ReferensiA.id- Karang Taruna Blok Bahodopi apresiasi andil PT Vale dukung potensi pemuda di 13 desa yang menjadi area pemberdayaan perseroan.

Hal itu disampaikan sejumlah perwakilan Karang Taruna, saat menghadiri safari ramadan yang dilaksanakan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), di PPR Café, Minggu 10 April 2022.

Adapun 13 Karang Taruna tersebut, yakni Karang Taruna Mateantina Desa Kolono, Karang Taruna Laantolongke Desa Ululere, Karang Taruna Amal Bakti Desa Dampala, Karang Taruna Bumi Nikel Desa Bahomotefe, Karang Taruna Tetalo Jaya Desa Nambo, Karang Taruna Mesansafa Desa Unsongi.

Baca Juga:  PT Vale Bangun IPA di Tondo Palu, Penuhi Kebutuhan Air Bersih Huntap

Berikutnya, Karang Taruna Pasir Putih Desa Onepute, Karang Taruna Lingkar Tambang Desa Le-le, Karang Taruna Tapupompa Desa Geresa, Karang Taruna Tunas Baru Desa Laroue, Karang Taruna Sejahtera Desa Lahuafu, Karang Taruna Desa Bahomoahi, serta Karang Taruna Tunas Harapan Desa Siumbatu.

Mengangkat tema “Together We Achieve Better”, kegiatan menghadirkan Direktur Corporate Affairs and General Admins PT Vale Indonesia Tbk, Yusuf Suharso, Manager External Relation Blok Bahodopi, Asriani Amiruddin, serta jajaran manajemen PT Vale lainnya.

Baca Juga:  Resmi Teken Kesepakatan dengan Mitra Bisnis, Proyek PT Vale di Bahodopi Dipercepat

Ketua Karang Taruna Mateantinaa, Mohammad Khalil mengatakan, keberadaan PT Vale sangat diharapkan pemuda-pemuda karena banyak program-program pemberdayaan untuk meningkatkan skill sudah dilaksanakan, diantaranya menggelar pelatihan barista. Pemberdayaan seperti ini patut diapresiasi, karena memberikan skill baru bagi pemuda.
Untuk itu, pihaknya berharap pelatihan serupa yang sifatnya pemberdayaan bisa ditingkatkan lagi, mulai dari meningkatkan potensi pemuda yang memiliki kemampuan sehingga tidak berpikir untuk bekerja. Tapi, sebaliknya bisa membuka lapangan kerja melalui usaha baru.