Dia pun menyinggung terkait hasil survei yang beredar belum lama ini. Menurut dia, hasil survei yang dikeluarkan oleh lembaga survei yang tidak kredibel tidak pantas untuk dijadikan acuan.
“Hasil survei abal-abal itu hanya propaganda politik untuk mempengaruhi psikologi masyarakat. Gampang saja cara lihat lembaga survei yang kredibel, lihat saja di situs KPU, lembaga surveinya terdaftar atau tidak,” katanya.
Belakangan ramai hasil survei beredar dengan menempatkan kandidat berbeda sebagai pemenang. Namun hasil survei dari Indikator Politik Indonesia, salah satu lembaga survei yang terdaftar di KPU, menemukan bahwa pasangan calon gubernur nomor urut 1 Ahmad Ali-Abdul Karim Al Jufri berada di posisi terdepan untuk memenangkan pemilihan gubernur di Sulteng. ***



















