Iklan hari Kartini DPRD Sulteng

Tiga Warga Tiongkok Probable Omicron Dikarantina di Manado Sulut

IMG 20211216 WA0062
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. / ReferensiA.id/Tangkapan Layar

ReferensiA.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan tiga dari lima kasus probable varian Omicron dikarantina di Manado, Sulawesi Utara. Ketiganya adalah warga negara asing Tiongkok.

“Tiga kasus probable (Omicron) WNA Tiongkok yang datang ke Menado, sekarang isolasi di karantina Manado,” ungkap Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis 16 Desember 2021.

Selain tiga WNA di Manado, dua kasus warga Negara Indonesia (WNI) kini sedang menjalani isolasi di Wisma Atlet. Keduanya baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris.

Sehingga, total ada lima probable Omicron yang sudah terdeteksi, tiga menjalani isolasi di Manado, dan dua di Wisma Atlet.

Probable, kata dia artinya belum pasti Omicron. “Belum pasti Omicron, tapi tes PCR dengan spesifikasi khusus, kita mendetekti ada lima kasus yang probale Omicron,” kata Budi Gunadi Sadikin.

“Sekali lagi lima orang ini sifatnya masih probable, karena masih tes PCR dengan marker khusus. Dan sampel PCR-nya yang positif sudah dikirimkan ke Badan Litbang Kesehatan. Hasil tes diharapkan tiga hari ke depan sudah bisa dikonfirmasikan apakah benar Omicron atau tidak,” katanya.

Terkait adanya kasus probable Omicron, Menteri Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Dia mengingatkan, agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

“Jangan kendor, pakai masker dan jaga jarak, pastikan jangan berkurumun dengan banyak orang. Kurangi perjalanan keluar negeri yang tidak penting,” ujarnya.

Sebab, kata dia penyebaran varian Omicron sangat cepat. Dicontohkan di Inggris yang tadinya cuma 10 kasus perhari, naik menjadi 100 perhari dan sekarang sudah 70 ribu per hari.

“Penularannya sangat cepat. Kita harus tetap waspada,” katanya. red

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google NewsIklan Bawaslu Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *