Iklan HUT korpri

Tolitoli dan Touna Kebanjiran, Banggai Kekeringan, BPBD Sulteng Langsung Respons Cepat

BPBD Sulteng
Mobil tangki BPBD Sulteng distribusikan air bersih. / Ist

ReferensiA.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tengah (BPBD Sulteng) mengirim 1 unit mobil untuk mendistribusikan air bersih di Kota Tolitoli pasca banjir yang menerjang sejumlah wilayah di daerah itu pada Rabu, 19 Oktober 2022 lalu.

Pasca banjir di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, warga kesulitan mendapatkan air bersih. Sehingga pemerintah mengambil langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan itu.

Baca Juga:  Rincian 38 Desa Terdampak Banjir dan Longsor di Purworejo

“Sesuai arahan bapak Gubernur Sulteng,
Mobil suplai air bersih milik BPBD Provinsi Sulteng mulai beroperasi distribusi air bersih di Kota Tolitoli untuk merespon terkait kesulitan air bersih pasca banjir yang melanda Kota Tolitoli,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring, Minggu 23 Oktober 2022.

Seperti diketahui, pada Rabu lalu banjir merendam sejumlah kelurahan di Kota Tolitoli. Banjir disebabkan meluapnya air sungai akibat intensitas hujan yang tinggi.

Baca Juga:  Banjir di Buol Sulteng Rendam Lebih dari 150 Rumah

Selain penanganan cepat di Kabupaten Tolitoli, BPBD Sulteng juga melakukan respons cepat ke dua kabupaten lain, yakni Kabupaten Tojo Una-una (Touna) yang juga mengalami banjir, serta Kabupaten Banggai yang mengalami kekeringan.

“BPBD malam ini (kemarin) mengerahkan 1 unit eksavator ke Marowo Kabupaten Tojo Una-una untuk merespon banjir yang terjadi kemarin,” ungkap Sembiring.

Baca Juga:  Tetap Waspada, BNPB Ingatkan Risiko Banjir di Banggai Sulteng

Selain itu, BPBD Sulteng juga mengerahkan 1 unit eksavator ke Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai untuk pembuatan sumber mata air buatan.

Kata Andi Sembiring, pembuatan sumber mata air buatan dibutuhkan warga akibat bencana kekeringan yang melanda Desa Dimpalon dan Dimpalon Baru, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai. RED