Soal Antrean Panjang di SPBU, Ini Kata Kabinda Sulteng

Soal antrean panjang di spbu
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura memimpin rapat Forkopimda membahas terkait antrean panjang kendaraan di SPBU. / Ist

Pemprov Akan Bentuk Satgas Soal Antrean Panjang di SPBU

Dari berbagai pernyataan peserta rapat forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) itu, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mengambil kesimpulan untuk mengatasi terjadinya antrean panjang bus dan truk di SBPU Kota Palu.

Pertama, mendukung upaya yang akan dilakukan Kapolda untuk pelaksanaan pemetaan dan melakukan penindakan terhadap pelaku yang menyalahgunakan BBM bersubsidi.

Kedua, akan membentuk satuan tugas (satgas) pengawasan BBM bersubsidi tepat sasaran, terdiri dari Polri, TNI, Binda, Kejati dan Pemprov.

Ketiga, Gubernur Sulawesi Tengah meminta Sekda untuk melakukan kajian hukum terkait dengan persetujuan pemutihan pembayaran STNK mobil bus yang tergabung dalam Organda.

Kajian dilakukan sebagai respons atas permintaan Organda Sulteng.

Empat, Gubernur Sulteng meminta Kadis Perhubungan untuk membuat kebijakan terkait tarif angkutan antarkota di Sulawesi Tengah.

Lima, Gubernur akan mengusulkan kepada Menteri Keuangan dan PT Pertamina untuk meningkatkan kuota BBM bersubsidi di Sulawesi Tengah.

Enam, Gubernur Sulteng meminta kepada ketua Organda untuk menyampaikan kepada seluruh anggota Organda bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan sudah ditindaklanjuti dan sebagian akan dilakukan kajian ketentuan hukumnya.

Rapat dihadiri Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudi Sufahriadi, Kabinda Kolonel Inf Arman Dahlan, Pj Sekda Provinsi Sulteng, Kaban Kesbangpol , Kadis Perhubungan, Karo Ekonomi, Kepala SAM Retail Sultengbar PT Pertamina Fahri Rizal Hasibuan dan Hiswana Migas. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *