News  

Mantan Napiter Poso Ini Siap Dukung Program Deradikalisasi oleh Pemerintah

Napiter

ReferensiA.id- Wikrawardana, mantan narapidana kasus terorisme (Napiter) di Kabupaten Poso menyatakan dukungan kepada pemerintah dalam upaya melakukan deradikalisasi.

“Siap mendukung program pemerintah khususnya membangun Kabupaten Poso,” ungkap Wikrawardana saat dikunjungi Tim Ops Madago Raya baru-baru ini.

Selain itu, ia juga mengaku bersedia membantu pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam pencegahan berkembangnya pemahaman radikal, intoleran dan terorisme melalui program deradikalisasi.

Pria yang punya nama alias Ocha alias Aco alias Abu Fahri ini merupakan mantan napiter kasus penegakkan hukum tahun 2007 di wilayah Poso Kota.

Ia terlibat kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, ditangkap oleh Densus 88 AT pada 12 April 2014, kemudian divonis oleh Pengadilan Jakarta Timur 5 tahun penjara.

Usai menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Subang, Provinsi Jawa Barat, pada 26 Februari 2017, Wikrawardana dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Palu, Sulawesi Tengah hingga bebas.

Dia pun berterima kasih kepada pihak kepolisian, khsusunya Satgas I Ops Madago Raya yang mendatangi dirinya untuk bersilaturahmi.

Ia berharap kepada pihak kepolisian, kunjungan serupa agar sering dikakukan, karena menurutnya hal tersebut sesuatu yang baik. Selain mempererat hubungan silaturahmi, juga untuk membentuk hubungan kerja sama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Poso yang kini semakin aman dan kondusif.

Saat ini Wikrawardana menyibukkan diri dengan profesi sebagai kurir dan juga sopir bantu untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarga.

“Mari kita dukung program pemerintah, kita bantu pihak kepolisian dengan terus menjalin komunikasi serta kerja sama yang baik dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Poso yang kini terus semakin kondusif, dan tentunya dengan kondusifnya keamanan di wilayah Kabupaten Poso, masyarakat juga merasa semakin aman dan tentram, begitupun juga pembangunan semakin maju terutama pada bidang perekonomian, jangan mudah terpengaruh dengan hal-hal yang hanya merugikan kita sendiri, siapa lagi yang menjaga wilayah Kabupaten Poso kalau bukan kita sebagai warganya.”

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *