Iklan hari Kartini DPRD Sulteng

Makam Keluarga Minta Dipindah Lantaran Pemilik Lahan Kalah Pemilu di Donggala

Makam
Kalah dalam Pemilu, seorang caleg di Donggala diduga minta makam di lahannya dipindahkan. / netiz.id

ReferensiA.id- Nispa bingung, tiba-tiba makam keluarganya yang sudah meninggal tiga tahun silam minta dipindahkan oleh pemilik lahan. Diduga pemilik lahan kuburan kecewa lantaran kalah Pemilu di Donggala.

Peristiwa ini terjadi di Kabupetan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Seorang calon anggota legislatif (Caleg) di daerah pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Donggala diduga meminta pihak keluarga untuk memindahkan kuburan yang ada di lahannya.

Hal itu diungkapkan oleh warga yang punya keluarga dimakamkan di lahan milik caleg itu.

“Padahal dia (pemilik lahan) menang di TPS-nya kita, di TPS 5 (Kabonga Besar),” ungkap Nispa, Minggu 18 Februari 2024.

Nispa mengaku jenazah sepupunya yang sudah tiga tahun dimakamkan di lahan milik caleg tersebut terpaksa harus dipindahkan.

“Bagaimana perasaan kita keluarga? ini hancur,” katanya. Tapi mau tidak mau, pihak keluarga pun memindahkan kuburan jenazah tersebut atas permintaan pemilik lahan.

Dia mengaku kaget lantaran pemilik lahan yang maju sebagai caleg itu meminta memindahkan kuburan akibat kalah dalam kontestasi tanpa ada kesepakatan sebelumnya.

“Ini dia bilang kesepakatan sekeluarga dipindah itu. Ya kita dibilang pindah ya dipindah, namanya kita cuma menumpang,” tandasnya.

Padahal kata dia, saat jenazah dikuburkan di lokasi itu tiga tahun silam juga berdasarkan kesepakatan pemilik lahan.

Nispa tidak habis pikir hanya karena kalah bertarung pada Pemilu, pemilik lokasi meminta makam keluarganya harus dipindahkan.

“Bagaimana caranya kita mau kasihkan, berapa suara mau dikasih? Coba kalau bisa itu kertas suara itu barangkali 10 orang satu,” sesalnya. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google NewsIklan Bawaslu Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *